tau lanting?
itu loh snack dari singkong yang bentuknya angka 8. Ternyata lanting ini adalah makanan khas kebumen. Dulu saya kurang suka lanting, selain keras, rasanya juga gitu-gitu aja. Tapi lanting saputra ini beda, dia garingnya pas, dan rasa banyak varian. *halah kayak promosi.
Kemudian, tugas dkv3 saya yang lalu buat packaging produk ukm, dan saya pun kepikiran untuk ngerepackage lanting saputra ini.
packaging sebelumnya:
re-package final
lah kok ada dinosourus? kok ada kuda lumping? lah kenapa monyet? lah itu apa putih2 nyembul ditengah?
jadi.. kalo kamu googling tentang kebumen, maka keluarlah gambar-gambar ini:
terus monyetnya? monyetnya itu diambil dari cerita lutung kasarung yang katanya gua jati jajar di kebumen itu ada hubungannya dengan cerita lutung kasarung.
jadi, karena lanting ini makanan khas kebumen, saya ingin membuat suatu packaging yang membuat orang yang yang makan lanting ini nostalgia dengan kebumen, dan yang saya ambil dalam pendekatan tersebut adalah nostalgia melalui tempat wisatanya.
sebelum ke pendekatan ini, saya juga membuat beberapa alternatif pendekatan lainnya, pendekatan fotografi:
nostalgia lanting dari batiknya
dan pendekatan tipografi, nostalgia lanting dari wayangnya. saya mencoba menyusun tipografi tersebut berbentuk setengah gunungan.
ini pendekatan ilustrasi yang sebelum direvisinya,
selain itu saya juga mengubah logo saputra awalnya, karena menurut saya logo aslinya "kurang kebumen".
logo lama: S nya gothic-gothic gitu typefacenya dan ada mahkotanya.
redesign logo
sekian dulu cerita saya tentang project kuliah saya kali ini, maaf ya udah lama ga updet updet, maklumlah, sibuk tugas #alasan
:P
ayo ayo siapa yg belom pernah makan lanting? harus cobain deh pokoknya kalo jalan2 ke kebumen.
#padahal sih saya belum pernah ke kebumen. hiks.